Tata Cara Memperbaiki Motherboard

[Gambar: photo-smdcapacitors1.jpg?w=468&h=350]


Tata Cara Memperbaiki Motherboard  - Peralatan elektronik tidak dirancang untuk hidup selamanya.

Itulah pakem para produsen elektronik. Hal paling  maksimal yang bisa mereka lakukan hanyalah memperpanjang usia pakai  barang-barang produksinya.
Hal ini tentunya tidak lepas dari strategi


penjualan, siklus usia penggunaan produk-produk yang telah beredar di  pasaran, dan juga terbatasnya usia pakai komponen-komponen elektronik. Perilaku yang sama terjadi juga dengan motherboard. Walaupun motherboard moderen telah dirancang sedemikian rupa agar bisa bertahan hidup lebih lama, namun pasti pada periode waktu tertentu,  motherboard tersebut akan rusak juga. Bagaimana dengan anda, dan juga saya yang masih mempunyai motherboard generasi lama yang masih laik jalan hingga sekarang? Saya masih mempunyai beberapa komputer Pentium 4  lama dibawah 2.4 GHz dengan soket 478. Dan biasanya pada batas usianya, motherboard akan mengalami beberapa gejala kerusakan. Yang paling umum adalah gejala komputer sulit dihidupkan, atau mati tiba-tiba.

Peringatan:
Artikel ini hanyalah bersifat sebagai panduan umum. Langkah-langkah pada artikel ini terutama ditujukan bagi anda yang mempunyai kemampuan dasar elektronika. Penulis tidak bertanggung
jawab atas kerusakan yang terjadi akibat artikel ini


Bagaimana memperbaiki motherboard yang mengalami gejala susah hidup-dan tiba-tiba mati tersebut?  Pada umumnya, komponen pada motherboard yang  berpotensi rusak terlebih dahulu adalah komponen-komponen dasar, seperti Resistor, Kapasitor, Transistor, dan Induktor. Adapun komponen  terintegrasi macam chipset, prosesor atau IC (Integrated Circuit),  sangat jarang mengalami kerusakan dini, kecuali bila ada gangguan dari  luar seperti kena petir, atau lonjakan tegangan.Untuk kasus motherboard susah hidup-dan tiba-tiba  mati, komponen yang paling umum menjadi biang keladi kerusakan adalah
 
Kapasitor:
[Gambar: photo-smdcapacitors1.jpg?w=468&h=350] 
Contoh Kapasitor. Sumber: Wikipedia

Kapasitor pada motherboard yang mengalami kerusakan paling dini adalah dari jenis kapasitor bipolar. Lebih spesifik lagi  adalah kapasitor elektrolit, seperti yang ditunjukan pada gambar
dibawah:
 
[Gambar: 250px-condensador_electrolitico_150_micr...&h=188] 
Kapasitor Elektrolit. Sumber: Wikipedia

Ciri-ciri fisik kerusakan kapasitor elektrolit:
Pada periode waktu tertentu, kapasitor elektrolit  akan kehilangan fungsi utamanya, yaitu menyimpan muatan listrik, karena ketidakseimbangan komposisi kimiawi kapasitor. Ketidakseimbangan ini pada akhirnya akan menghasilkan gas hidrogen yang akan merusak case atau wadah pembungkus kapasitor, dan pada akhirnya elektrolit akan  merembes keluar dan menurunkan performa kapasitor (sumber).

[Gambar: capaitor-comparision-267x300.gif?w=267&h=300] 
Contoh Kapasitor. Kiri: Normal, kanan: rusak karena elektrolit bocor

[Gambar: close-up.jpg?w=468&h=313] 
Close up kerusakan fisik kapasitor. (Sumber)


Mengganti kapasitor pada mainboard
Satu-satunya cara mengatasi kerusakan mainboard yang susah hidup-mati tiba-tiba karena kapasitor yang “bocor” adalah  mengganti kapasitor yang rusak. Berikut caranya:

Alat-alat yang diperlukan:
1. Solder dengan ujung runcing dengan ujung solder dari perak, atau yang sekelasnya, minimal 150 W; atau
2. Solder uap,
3. Timah 60/40 atau yang lebih baik,
4. Penyedot timah mekanis atau elektris,
5. Pinset atau tweezer,
6. Meja kerja yang cukup,
7. Penerangan yang baik,
8. Kemampuan menyolder,
9. Kapasitor Pengganti


Langkah Kerja:
1. Panaskan Solder dan tunggu hingga solder mencapai temperatur optimal
2. Inspeksi visual pada motherboard, pastikan kapasitor yang bermasalah
Motherboard dengan gejala susah hidup-mati tiba-tiba pada umumnya mengalami kerusakan kapasitor pada bagian regulator tegangan, dan juga kapasitor pada bagian sirkuit on-off:
Sebagai contoh kasus, saya gunakan motherboard soket 478 SDRAM seperti gambar dibawah:

[Gambar: mainboard-small.jpg?w=468&h=378] 
Denah Umum Motherboard


[Gambar: dsc00311.jpg?w=468&h=351]

Close Up Capacitor

Saya asumsikan para pembaca sudah mengetahui kondisi visual kapasitor yang bermasalah (menggelembung pada tutup atas kapasitor) dan kapasitor yang masih baik, sesuai dengan contoh gambar  pada awal artikel ini.
 
3. Siapkan kapasitor pengganti
Setelah kapasitor bocor yang menggelembung sudah dipastikan, periksa nilai kapasitansinya. Nilai kapasitansi kapasitor tertulis pada badan kapasitor:

[Gambar: 250px-condensador_electrolitico_150_micr...&h=188]
 
Pada contoh gambar diatas, merek kapasitor adalah RUBYCON, kapasitansi 150 uF (150 mikro Farad), dan tegangan maksimum 400 V. Cari pengganti kapasitor yang rusak di toko-toko elektronik dengan nilai kapasitor TEPAT DENGAN KAPASITOR YANG AKAN DIGANTI.
Carilah kapasitor dengan kualitas yang terbaik yang bisa anda dapatkan. Tanyakan pada penjualnya. Biasanya kapasitor-kapasitor made in Jepang mempunyai kualitas yang terbaik.
Apabila nilai kapasitor yang dikehendaki tidak tersedia, carilah yang paling mendekati, misalnya, kapasitor 150 uF/400 V bisa diganti dengan 220 uF/400 V. Yang terpenting kapasitor
pengganti nilainya TIDAK DIBAWAH KAPASITOR YANG AKAN DIGANTI.

Selain itu, PERHATIKAN POLARITAS KAPASITOR!
Kapasitor elektrolit mempunyai polaritas yang ditandai dengan (-) dan (+), mirip dengan batere. Kapasitor elektrolit mempunyai dua kaki, masing-masing untuk polaritas (-) dan (+). Seperti
contoh gambar diatas, polaritas (-) ditandai dengan strip putih pada
badan kapasitor.
Awas:
Perhatikan polaritas pemasangan kapasitor pengganti dengan benar. Posisi (-) kapasitor ke lubang (-) di motherboard, atau setidaknya samakan posisi awal kapasitor yang akan diganti.Kesalahan pemasangan posisi kapasitor akan berakibat fatal. Minimal kapasitor akan bocor, atau meledak, dan akan merusak motherboard anda!

4. Lepaskan Kapasitor yang rusak.
Panaskan lapisan timah yang menempelkan kapasitor pada motherboard. Pastikan titik pemanasan solder tepat dengan kaki  kapasitor yang akan dilepaskan.

[Gambar: dsc00312.jpg?w=468&h=351] 
Tampak bawah mainboard dengan titik-titik solder

Jika menggunakan solder besi/perak, pemanasan lapisan timah akan berlangsung cukup lama, karena motherboard pada umumnya minimal mempunyai 4 lapis (layer) sirkuit, sehingga lapisan
timah yang harus dicairkan cukup banyak. Bila perlu tambahkan timah untuk “memancing” timah di motherboard mencair.
Bila menggunakan solder uap, pada umumnya prosesnya akan cepat. Hanya yang harus diperhatikan adalah lama paparan motherboard terhadap panas dari solder uap. Bila terlalu lama terpapar udara panas dari solder uap, motherboard bisa retak, atau gosong.
Bila kapasitor terasa sudah bisa dicabut, segera tarik kapasitor yang rusak hingga terlepas dari motherboard. Pastikan kaki kapasitor lama tidak tertinggal di lubang kapasitor di motherboard.

5. Pasang kapasitor baru sesuai dengan polaritasnya
Bila kapasitor lama telah berhasil dicabut, bersihkan lubang kaki kapasitor di motherboard dari timah. Hal ini bisa dilakukan dengan memanaskan kembali timah yang tersisa, dan menyedot
timah menggunakan penyedot timah mekanis, atau lebih baik menggunakan penyedot timah elektris, karena hasilnya lebih bersih. Kembali saya ingatkan, perhatikan polaritas kapasitor dengan benar. (-) dan (+) tidak boleh tertukar. Pada motherboard biasanya polaritas (-) ditandai dengan strip putih.Tambahkan kembali timah pada kaki kapasitor baru, dan pastikan timah tidak menempel dengan titik-titik komponen lainnya. Bila hasil akhir motherboard menjadi gosong atau kecoklatan, biarkan saja, karena titik-titik coklat adalah hasil pemanasan timah.

6. Test motherboard anda
Ini adalah tahap akhir percobaan penggantian kapasitor bocor pada motherboard. Bila tidak ada masalah lain, biasanya motherboard akan segar dan sehat kembali seperti sedia kala.


Source: http://bolozer.blogspot.com/2012/09/memperbaiki-motherboard-yang-mati.html#

12 Responses to "Tata Cara Memperbaiki Motherboard "

  1. Replies
    1. terima kasih, kunjungi blog saya yang terbaru http://axtekno.blogspot.com/ sebelumnya saya owner http://ikomputert.blogspot.com/ cuman sdh kehapus

      Delete
  2. mas rahmad mau tanya lampu laptop led hidup tapi tampil di LCD
    LCD bagus bunyi beep tidak kira-kira apa yang bermasalah mohon bantuannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih, kunjungi blog saya yang terbaru http://axtekno.blogspot.com/ sebelumnya saya owner http://ikomputert.blogspot.com/ cuman sdh kehapus

      Pertanyaan anda mohon diperjelas lagi mas

      Delete
    2. pertanyaannya bisa di ulang mas rahmad?

      Delete
  3. Terima kasih ya atas informasi yang anda sajika di blog ini, semoga bermanfaat sukses selalu ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih, kunjungi blog saya yang terbaru http://axtekno.blogspot.com/ sebelumnya saya owner http://ikomputert.blogspot.com/ cuman sdh kehapus

      Delete
  4. Bermain Poker Uang Asli di LapakPoker Agen Poker dan Game Casino Terbaik dan Terpercaya
    Adu Hoki Bermain Togel Hongkong Menangkan Ratusan Juta Rupiah Hanya dengan Nomor Bagus
    Menangkan ratusan rupiah di kowloonpools dengan cara menaruh angka terbaik yang anda Rasakan
    Pengen Nonton Movie21 streaming hemat kuota hanya di hotmovie21
    Komunitas Forum Judi Online hanya di judi.forumotion.asia

    ReplyDelete
  5. Kalau motherboard dipasang atx p4 12 V pc mati, tetapi kalau atx p4 12 V dicabut pc nyala tetapi tidak ada tampilan kenaapa ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. cek power supplynya gan normal atau enggak. kalauy masih gak bisa, ada permasalahan di socket atx atau di chipset bga atau pada prosesor. kalau masih gak bisa juga ganti motherboard aja sekalian. semoga membantu

      Delete